5 tahun sejak penghinaan Messi, juara bertahan dunia membalas serangan itu

5 tahun sejak penghinaan Messi, juara bertahan dunia membalas serangan itu

NIKMATSPORT.COM – Bek tengah Bayern Munich Jerome Boateng membuat “serangan balik” terhadap warga yang tertawa ketika ia dihina oleh Lionel Messi lima tahun lalu.

Leg pertama semifinal Liga Champions pada 6 Mei 2015 melahirkan salah satu momen simbolis terkait dengan bentrokan antara Jérôme Boateng dan Lionel Messi.

Momen ini berakhir dengan kisah negatif bagi Boateng karena ia dihina oleh Messi.

Ketika Barcelona berduel melawan Bayern Munich di Camp Nou, Boateng menjadi korban dribble bulanan Messi.

Pada satu titik selama serangan ke Barca, anggota tim nasional Jerman ketika juara Piala Dunia 2014 ditipu oleh Messi ketika mencoba untuk memblokir superstar.

Tatap muka berhadap-hadapan di bangku penalti, Boateng pontang-panting dan jatuh konyol telah dikacaukan oleh Messi.

Kapten Barcelona kemudian berhasil mencetak gol hebat dan pada akhir pertandingan tim memenangkan kemenangan 3-0 atas Bayern.

Hanya uang tunai dari acara tersebut yang direkam dan digunakan sebagai lelucon oleh warga di media sosial.

Momen tragis ketika Boateng dipermalukan Messi sekali lagi dibicarakan dengan panas lima tahun setelah insiden itu.

Korban, Boateng, menyadari bahwa ia masih menjadi bahan lelucon karena peristiwa itu, walaupun itu sudah lama.

Namun, bek berusia 31 tahun itu santai,

hanya bereaksi dan memiliki cara yang sangat mudah untuk merespons melalui pos di Twitter.

Boateng bukannya meluncurkan “serangan balik” yang dimaksudkan untuk menyerang pikiran publik yang mengolok-oloknya dengan menunjukkan waktu Piala Dunia 2014.

“Di sana Anda harus tertawa selama hari-hari yang sulit ini. Saya akan makan popcorn sambil menonton final Piala 2014,” ia menulis di Twitter.

Boateng mengingatkan hadirin tentang keberhasilannya dan tim nasional Jerman, yang membuat Messi dan teman-temannya mengernyit.

Di final Piala Dunia 2014, Boateng tampil solid di garis dasar Jerman untuk mencegah Messi dan timnya melakukan keajaiban dengan tim nasional Argentina.

Di akhir pertandingan di Rio de Janeiro,

Jerman keluar sebagai juara dunia setelah melipat Jerman 1-0 berkat satu-satunya gol Mario Goetze.

Itu adalah saat kebanggaan Boateng yang bisa merasakan bahwa dia telah mempermalukan Messi sebelum membuat lelucon.

Add a Comment