Terungkap, ada kisah sedih ketika Liverpool memenangkan gelar Liga Champions 2005

Terungkap, ada kisah sedih ketika Liverpool memenangkan gelar Liga Champions 2005
Kapten Liverpool Steven Gerrard mengangkat trofi Liga Champions 2004-2005 setelah mengalahkan AC Milan.

NIKMATSPORT.COM – Mantan striker Prancis Florent Sinama Pongolle mengungkapkan kisah sedih ketika Liverpool memenangkan Liga Champions 2004-2005.

Liverpool mengklaim kemenangan luar biasa melawan AC Milan di pertandingan final Liga Champions 2004-2005.

Tertinggal tiga gol di babak pertama, The Reds menyamakan kedudukan di babak kedua dan membuat pertandingan berlangsung sepanjang babak penalti.

Liverpool kemudian mengalahkan AC Milan dalam drama adu penalti.

Kemenangan itu jelas membuat seluruh tim Liverpool dan klub bahagia, karena mereka memenangkan Liga Champions keenam mereka.

Namun, ada satu orang yang tidak senang dengan perayaan Liverpool ketika ia kembali ke Stadion Anfield.

Mantan striker Liverpool Florent Sinama Pongolle adalah pemain yang kecewa karena perayaan itu berlangsung tanpa persiapan yang matang dari pihak klub.

“Itu satu-satunya insiden yang mengecewakan saya ketika membela Liverpool,” kata Pongolle, dikutip NikmatSport.com dari Metro.

“Persiapan klub untuk merayakan pencapaian gelar Liga Champions benar-benar memalukan.”

“Setelah pertandingan berakhir, pemain yang tidak berada di tim utama dalam pertandingan final ditempatkan pada jadwal dan jadwal yang berbeda.”

“Itu dilakukan agar istri dan pacar mereka (tim utama) dapat kembali ke Inggris dengan pesawat yang sama.”

“Penerbangan yang diawaki oleh pemain cadangan mengalami sedikit keterlambatan ketika mereka tiba di Inggris, tetapi bus yang akan mengangkut semua pemain telah meninggalkan kita.”

“Klub mengklaim itu terjadi karena banyak orang bergegas ke jalan, jadi polisi memutuskan bus akan meninggalkan kita.”

“Mereka seharusnya menunggu kami yang terlambat dan ketika saya kembali ke Liverpool, saya pulang dan menangis seperti orang gila.”

“Bahkan jika malam itu semuanya tampak luar biasa dan sangat menyenangkan. Seharusnya aku naik bus.”

“Saya merasa sedih dan kecewa dengan persiapan klub untuk perayaan itu,” tambah pemain depan yang telah membela Liverpool selama tiga musim.

4.464 Comments